Saat ini usia Alfi sudah 4 tahun 2 bulan dan sudah sekolah di Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) yang ada di kampung kami. Alhamdulillah, Alfi sudah merasa nyaman belajar di sekolah pilihannya sendiri. Iya, sekolah yang ini memang pilihan Alfi karena ada Noval (teman bermainnya), bukan sekolah favorit pilihan saya. Tapi ndak apa-apa, yang  penting Alfi nyaman dan tidak ketakutan seperti di sekolahnya yang dulu.
Manfaat sekolah paud
Alfi dan Noval, teman bermain di rumah.
Dulu, saya pernah memasukkan Alfi ke salah satu Paud favorit saat usianya 2,5 tahun. Di sekolah tersebut ada beberapa anak seusia Alfi bahkan lebih kecil  yang sudah mandiri. Sayapun berharap, Alfi bisa mandiri seperti itu. Pagi diantar, terus ditinggal pulang dan siangnya dijemput.
Tapi ternyata saya salah, baru 4 hari sekolah Alfi mogok tidak mau sekolah lagi. Setiap diajak sekolah Alfi selalu bilang takut. Rupanya Alfi trauma karena pernah dijahilin anak TK besar.  Traumanya ga tanggung-tanggung, setahun lebih lho. 

Sehingga saat dunia maya lagi di gemparkan dengan hestek #haripertamasekolah saya hanya bisa tersenyum kecut, karena Alfi tidak mau berangkat meskipun sudah punya tas baru. Sempat galau juga, kalau Alfi tidak mau sekolah lagi gimana?

Ah tapi ya sudahlah, yang penting kegalauan itu sudah berlalu. Sekarang Alfi sudah mau sekolah dengan senang hati. Setiap pagi tidak perlu ada drama tidak mau mandi atau apalah-apalah. Dan  saking senangnya sekolah, liburpun kadang minta sekolah. :)

Selain Alfi senang, Sayapun merasakan manfaatnya memasukkan Alfi ke Paud. Diantaranya:

  • Bisa  bersosialisasi dengan orang lain.

Alfi tipe anak pemalu yang agak kesulitan bergaul dengan orang lain selain keluarga dan tetangga dekat. Sama saudara keponakan saja Alfi sangat malu dan hanya diam kalau ditanya. Tapi setelah sekolah, Alfi mulai mau membuka diri. Alfi sudah mau bersosialisasi dengan orang lain asalkan sudah pernah lihat. Kalau belum pernah lihat ya tetap sok cool. :).
Manfaat sekolah paud
Mulai mau main sama keponakan.
  • Lebih Mandiri.

Di sekolahnya Alfi, untuk kelompok P2, P3A, P3B (usia 3-6 tahun) orang tua hanya diperbolehkan mengantar dan menjemput sampai pintu gerbang. Selebihnya anak masuk kelas sendiri dan belajar dengan guru pengasuhnya masing-masing. Kalau untuk anak baru atau anak kelompok P1 (2-3 tahun), masih boleh ditunggu di dalam kelas atau diantar masuk kelas.
Sebelum masuk kelas, menyebrang tangga dulu dibantu bu Guru.
Jadi mau tidak mau anak harus belajar mandiri. Mulai melepas dan memakai sepatu sendiri, mencari kelasnya sendiri, memasukkan bekalnya sendiri, membereskan mainan dll. Kalau perlu bantuan, ya gurunya yang membantu. Karena di sekolah sudah diajarkan untuk mandiri, di rumahpun sedikit-sedikit Alfi sudah mulai mandiri.

  • Menghafal banyak hal karena sering mendengar.

Alfi tipe anak yang tidak suka diajari, jadi kalau diajak belajar mengaji atau belajar apa anaknya selalu melipir pergi. Dan selama ini, saya tidak pernah memaksa Alfi harus belajar ini itu atau harus bisa ini dan itu. Kalau anaknya ga mau ya sudah, emaknya ngikut apa maunya anak aja. 

Makanya saya hanya diam saja, kalau ada ibu-ibu pamer anaknya sudah bisa begini begitu sedangkan Alfi belum bisa. Iri? jujur kadang iya. Tapi saya selalu menghibur diri, setiap anak khan punya kemampuan dan keunikan masing-masing. Jadi tidak perlu membandingkan anak sendiri dengan anak lain to?.  

Dan setelah Alfi sekolah, saya lega karena ada pembiasaan yang diterapkan  sebelum mulai belajar maupun saat belajar di dalam kelas. Diantaranya mengaji, hafalan surat-surat pendek, sholat dhuha, asmaul husna, do'a, sholawat, dll. Karena setiap hari mendengar, sedikit-sedikit Alfi mulai hafal dengan sendirinya tanpa saya suruh-suruh. 

  • Bisa bermain dan belajar

Meskipun di sekolah, anak-anak tetap mendapatkan haknya untuk bermain. Setelah belajar, anak-anak diperbolehkan bermain sebentar. Ada banyak mainan balita edukatif di sekolah Alfi yang dibagi menjadi beberapa sentra/ruangan. Diantaranya sentra balok yang isinya aneka mainan balok, sentra peran ada mainan masak-masak, mainan jual-beli, dll. Yang pasti lebih komplit dari mainannya Alfi di rumah. 
Fun Time My 1st Activity Playset (shapes, stack & blocks) -best buy
Selain belajar dan bermain di dalam ruangan kadang-kadang anak diajak main di luar ruangan. Mengamati benda atau hewan yang ada di alam dll. Pokoknya kegiatannya bervariasi, yang pastinya tidak akan membuat anak bosan.

Itulah beberapa manfaat yang saya rasakan setelah memasukkan Alfi ke Paud. Memang sih masih belum banyak perkembangan seperti anak yang lain, tapi bagi saya perkembangan Alfi sudah sangat luar biasa. Semoga Alfi tetap betah sekolah disana, makin semnagat, makin mandiri, makin pinter dan menjadi anak sholehah. Amin.