Beberapa waktu lalu, Alfi heboh pingin main ke rumah balon yang ada di Sri Ratu Madiun. 2x diajak main kesana rupanya membuat Alfi ketagihan dan pingin main lagi. Tapi kalau main ke Sri Ratu terlalu jauh. Selain jauh, Alfi pasti akan peluk erat-erat bapaknya karena takut sama manekin-manekin yang ada di setiap sudut mall tersebut. "Peluk bapak, pejamkan mata", itu cara saya untuk menenangkan Alfi ketika ketakutan melihat manekin. 

Takut manekin sebenarnya hanya modus, yang bener tuch karena lagi ga punya uang. Jadi kami putuskan untuk ngajak Alfi ke Taman Wisata Umbul yang ada di desa Ngglonggong, Dolopo, Madiun. Dari rumah kesana sekitar 20 menit naik motor pelan-pelan. Lumayan dekat, murah dan banyak wahana yang bisa kami nikmati disana. Ada mini zoo, wahana bermain, water boom, outbond, atraksi satwa langka, kedai makan & oleh-oleh, dll.


Begitu sampai, kami langsung parkir motor dan langsung beli tiket @10.000. Kami beli 2 saja karena Alfi masih kecil. Tujuan pertama kami adalah mini zoo untuk memperkenalkan Alfi dengan macam-macam satwa. Ada monyet, rusa tutul, ular, kelelawar, buaya, dan beberapa yang lainnya. Ada ayam kampung, merpati, dan ayam kalkun yang dibiarkan berkeliaran di luar kandang. Kemudian ada burung hantu yang nangkring di tempatnya. Reaksi Alfi ketika diajak ke mini zoo adalah sukaaaaa, dan seperti biasa nyerocos nanyain "iki opo buk?", "mergo nyapo(karena apa)?), capeknya jawab pertanyaan Alfi melebihi capeknya gendong Alfi kayaknya. :)

kenalan sama burung hantu

Ada patung macan, zebra, jerapah, dll.

Terakhir ke sana, Kolam di Mini Zoo yang dulu buat sewa perahu ontel diganti menjadi kolam ikan mas. Ikannya banyaaaak tapi hanya mau nongol kalau di kasih makan. Tapi tenang, pengunjung bisa membeli pakan ikan seharga 2000. Begitu dikasih makan, langsung dech nongol semua. Meskipun diperbolehkan kasih makan, sebaiknya jangan terlalu banyak karena kasihan, nanti ikannya kekenyangan. 

Kasih makan rusa

Setelah puas main di Mini Zoo, kami bergeser ke pendopo yang kebetulan ada atraksi ular kobra dan ada grup musik yang nyanyi. Tapi Alfi takut, jadi cuma mampir sebentar. Sepertinya di pendopo ini setiap minggunya beda acara, karena kesana sebelumnya dipakai untuk foto-foto aneka satwa langka, salah satunya ular piton kuning (eh apa ya namanya). Terus di pendopo itu juga ada ruangan untuk melihat film 3 dimensi (15000/15 menit). Kami juga tidak mencoba, karena pasti Alfi akan ketakutan lihatnya.

Dari pendopo, kami langsung bablas ke wahana samping water boom. Sebenarnya di sebelah pendopo ada wahana keren, yaitu kapal yang di goyang-goyang, kuda-kudaan yang berputar, terus kincir yang mutarnya naik, kereta-keretaan dan mobil-mobilan matic. *wahana yang ini ndak tahu namanya semua* :). Kenapa kami bablas? karena sudah pasti Alfi minta naik, itu artinya emaknya harus keluarin duit. ehehe dasar emak pelit.

O iya, disamping wahana ini juga ada tempat untuk mandi belerang tapi waktu saya intip kok ndak ada apa-apa, cuma ada patung semar besar didalamnya. Entahlah, mungkin tidak kelihatan. :)

Setelah jalan beberapa puluh meter, akhirnya sampai juga di tempat yang dicari-cari Alfi yaitu rumah balon. Di wahana ini ada rumah balon, rooler coaster, kereta mini, odong-odong sama perahu pancal. Semua bayar 5000, kecuali rooler coaster bayar 15.000. Tapi Alfi agak kecewa dengan rumah balonnya, karena tidak sebersih dan sebesar di Sri Ratu. Kolam perahu pancalnya juga sangat kotor, seperti tidak pernah dibersihkan. Cuma main sebentar aja, sudah bosan terus naik kereta mini. Setelah kereta mini berhenti, langsung ngajak pulang. Sudah capek plus ngantuk kayaknya.

Agak kecewa karena rumah balonnya tidak seperti di Sri Ratu. :).

Saat ini image Taman Wisata Umbul sudah berubah. Kalau dulu dengar kata Umbul pasti bilang "ach ke Umbul mau cari apah". Sekarang sudah dilakukan renovasi disana sini yang membuat Taman ini banyak diminati masyarakat Madiun dan sekitarnya. Apalagi sekarang banyak kereta mini yang bisa disewa untuk membawa mereka ke tempat ini. Bayarnya murah, bisa rekreasi bersama orang sekampung pula. 

Saran saya untuk pengunjung yang bawa anak, siapkan uang yang banyak. Karena banyak wahana bermain yang menarik dan naiknya harus bayar. Misalkan naik 10 wahana, kali 5000, kali 2 anak sudah bisa diperkirakan to berapa duit yang harus dikeluarkan. Biar lebih irit lagi, bawa makanan dan minum dari rumah. Dan jangan lupa, setelah makan sampahnya dibuang pada tempatnya. :)

Sedangkan saran untuk pengelolanya, banyakin koleksi satwanya dan jaga kebersihan kandangnya. Banyakin wahana bermain, banyakin promosi juga, agar pengunjungnya semakin banyak. Kalau pengunjung banyak pasti banyak pedagang yang tertarik untuk buka lapak disana. Biar stand yang saat ini masih kosong tidak rusak sebelum ditempati. :)