"Tahun baru bisa keluar ga?"
Begitu bunyi sms dari suami yang mengingatkan saya pada peristiwa 14 tahun lalu tepatnya 1 januari 2001. Hari itu untuk ketiga kalinya saya dan suami bertemu. Kami belum begitu mengenal satu sama lain, tapi dengan pedenya suami mengajak saya keluar tahun baruan.
Dan dengan lugunya saya mau saja diajak jalan, tapi tidak hari itu. Kebetulan saya lagi sakit diare, jadi tidak mungkin keluar. "Besok aja gimana", tanya saya dengan malu-malu. Suami setuju, dan akhirnya kami pergi jalan-jalan kemudian jadian dihari itu, 2 januari 2001.
Meskipun tak ada perayaan khusus, kami selalu mengingat moment itu setiap tahun. Moment yang selalu bikin kami senyum-senyum ketika mengingatnya. Rasanya tidak percaya, cinta yang datang dari pandangan pertama itu bisa tumbuh dengan suburnya hingga saat ini. Dan kebahagiaan kamipun semakin lengkap dengan hadirnya buah cinta kami yang saat ini sudah hampir berumur 2 tahun.
Semoga... kami bisa mengantarkan buah cinta kami tumbuh menjadi gadis yang berguna bagi keluarga, agama dan bangsa. Dan semoga kami selalu bisa menjaga cinta ini sampai maut memisahkan, Amin....
Penyemangat kami, Alfi.
10 Comments
aamiin...
ReplyDeleteuwaaa januari memori banget ya mbk
Iya mbak, kebetulan alfi lahir juga pas bulan januari :)
Delete14 tahun mbak lama sekali yaa, dan itu bener2 perjuangan yang aduhai :D
ReplyDeletehai adek cantik makin gede rek :*
Iya Niar, mulai pakai putih abu2 ampe sekarang. Perjuangannya luar biasa berat tapi alhamdulillah mampu bertahan :)
DeleteSemoga langgeng dan sehat terus mbak Tarry sekeluarga.. Pulessss boboknya ;-)
ReplyDeleteAmin..... terimakasih mbak Ajeng
DeleteIya, ini bocah kalau di perjalanan pasti pules boboknya :)
Awal Januarinya berkesan bgt ya...
ReplyDeleteIya, alhamdulillah mbak.... pacar bisa jadi suami :)
DeleteAamiin. Alfi sudahbesar ya mbak
ReplyDeletewah januari yang penuh memori ya mba..
ReplyDeleteTerima kasih atas kunjungannya.